Warkop Phoenam : Menikmati Kopi khas Toraja, sejak awal era kemerdekaan !

Kopipagi.online-Apa kareba ? Itulah ucapan salam khas Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan.

Buat Dulur-Dulur penggemar kopi, yang lagi menyambangi kota Makassar, kurang afdol rasanya kalo nggak mampir ke kedai kopi Phoenam.

Warung kopi legendaris ini, merupakan salah satu kedai kopi tertua di Kota Daeng Makassar…sudah berdiri sejak  jaman kemerdekaan, tahun1946 !

Phoenam sendiri berasal dari bahasa Tionghoa,  Phoe nam, artinya : tempat pesinggrahan.

Warung kopi ini terletak di kompleks China Town, Makassar, tepatnya di jalan Jampea. 

Interior warungnya, masih didominasi properti jadul, meja meja bulat dari marmer. Ada smoking area, ada non smoking area yang ber-AC. Salah satu keunikannya, saat dulur mau bayar di kasir, encik atau engkongnya akan gesit ngitung, bukan pake kalkulator atau  mesin kasir modern…tapi pake sempoa ! Jadul, banget Lur…

Nah, rasa kopinya, sendiri menurut saya agak keras keasamannya…khas kopi Toraja !

Saya sendiri lebih suka pesan kopi susu. Saat pertama disajikan, tampak buih diatasnya..

Ritual saya : diaduk bentar, trus tambahkan gula 1/4 sendok teh, trus aduk lagi…maniesnya dapet, trus dilidah akan terasa  disusul sedikit rasa pahit & asam….jossss tenan Lur…saya sih YESS !!!

Dan, memang, di warkop ini, menu kopi susu lebih banyak dipesan dibanding kopi hitamnya.

Satu lagi, yang khas Phoenam : Roti Bakar Srikaya…ini rotinya tebel, jauh lebih tebel dari roti tawar biasanya…lebih empuk, dan selai Srikaya nya pass…pass lembutnya, pass manisnya, pass rasa buah Srikaya nya…nggak eneglah..Selai Srikaya ini, bikin sendiri.  Dulur kalo mau beli selai Srikaya Phoenam, buat oleh oleh, juga bisa. Sudah disediakan selai Srikaya dalam botol kaca, ditempeli label Phoenam.

Oo..iya…kopi phoenam ini juga sudah buka cabang di Jakarta…Dus, Dulur Dulur Jakarta kalo mau mengenang kembali momen “jappa jappa” (baca : jalan jalan) di Makassar, juga bisa mampir ke : Jalan K.H. Wahid Hasyim No.12, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat. (IN’dy/kopipagi.online)