Tutup Mulutmu !

Kopipagi.online-Badai hebat tadi malam, di dataran tinggi yang dingin, telah menghempaskan anak burung kecil jatuh ke tanah…sarangnya sendiri tebawa angin, lenyap ditelan malam.

Jatuh dari ketinggian atas pohon, dengan tubuh kecil  yang masih lemah, tulang sayap yang belum kuat untuk terbang, bulu bulu yang masih jarang, membuat burung kecil ini kedinginan, sekarat diatas rerumputan…malam masih panjang, dingin menusuk tulang…lengkap sudah penderitaan…wes..melas temen, Lur…

Esok, paginya…tedengar derap langkah rombongan kerbau liar yang mencari rumput segar…

“Rupanya, disini, akhir hidupku, diinjak-injak kerbau,” pikir si burung kecil ini pasrah.

Eh…tapi nasib berkehendak lain…kaki-kaki kekar sang kerbau, hanya menapak berjarak beberapa centi disekeliling tubuh lemah si burung kecil ini.

Dan….Ooouuuwww…la..la…dapat bonusss : tanpa sengaja, seekor kerbau buang kotoran diatas burung kecil ini….

Kotoran kerbau yang cukup banyak, kini menutupi seluruh burung kecil yang lemah ini…Di dalam gundukan kotoran kerbau ini, burung kecil mbalah mendapat kehangatan, dan bebas dari ancaman hewan – hewan buas.

Lambat laun, tubuh burung kecil makin segar & kuat…Ia pun mulai berkicau…Tak berapa lama, datang seekor kucing liar yang lapar…mendengar kicauan burung, si kucing mendekati gundukan kotoran kerbau yang sudah mengering, mengkorek korek dengan kukunya yang tajam. Burung kecilpun, mati disantap kucing liar !

2 Pesan moral dari cerita diatas, Lur : 

1. Seseorang yang “melempar kotoran”, memfitnah, berbuat jahat pada kita, belum tentu merugikan kita…bisa jadi, kita mbalah makin bertumbuh & makin kuat !

2. Jika, kamu dalam “kubangan” masalah, dus tutup mulutmu !

Bisa jadi, makin banyak kamu bicara, makin dalam terjerumusnya…(IN’dy/kopipagi.online)